Dear, Diare
Tepat pada hari ini, di mana hari sedang Selasa, matahari sedang ada maksud mau sombong. Dia mau kasih tau kalau dia bisa bikin saya kepanasan. Panas yang bikin saya mandi keringat. Meskipun demikian, saya tidak boleh manja dan banyak mengeluh dan lembek. Saya wajib gagah. Saya harus mampu berperang menerjang siang supaya bisa sampai di kampus. Saya bermaksud pergi ke kampus demi melancarkan misi rahasia.
Misi rahasia
(yang belum diketahui siapa pun) berjalan dengan lancar. Alhamdulillah. Saya bisa
meraba bahwa ada peluang bagi saya untuk berhasil. Namun, perlu digarisbawahi
bahwa keputusan bukan ada di tangan saya. Tugas saya untuk saat ini adalah berserah diri.
Kejadian hari
ini berhasil membuat saya berpikir bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya
ditentukan oleh dirinya sendiri. Terlalu banyak faktor eksternal yang teramat
susah untuk kita tebak. Saya dengan terbuka mengatakan bahwa satu pencapaian besar
yang saya raih di tahun ini, melibatkan campur tangan dari keputusan yang
diambil oleh orang lain. Dalam memenangkan perlombaan, keberhasilan turut
melibatkan subjektifitas juri. Dalam mencari pekerjaan, keberhasilan turut
melibatkan subjektifitas pemberi pekerjaan. Barangkali kalau mau saya ringkas
dengan lebih keren, salah satu faktor keberhasilan seseorang adalah gatekeeper.
Saya sedang
tidak ingin skeptis. Saya mau memaknai gatekeeper dari sisi positif.
Keberhasilan yang turut melibatkan faktor seorang gatekeeper, saya
jadikan motivasi berkembang. Saya menuntut diri saya untuk menjadi yang terbaik;
sehingga ketika tiba saatnya saya berhadapan dengan gatekeeper, saya
cukup kompeten untuk mendapatkan tiket masuk menuju tujuan saya.
Bandung, 29 Agustus 2023
Komentar
Posting Komentar