Dear, Diare
Selalu ada kali pertama untuk segalanya. Buat saya, ini adalah hari pertama di mana saya bisa bilang dengan bangga kalau saya adalah mahasiswa FIKOM UNPAD. Lumayan keren menurut saya. Ralat; sangat keren menurut saya.
Kamu harus tahu betapa
menyenangkan bisa dikelilingi oleh orang-orang istimewa. Sial. Ternyata saya tertuntut
untuk banyak berbenah. Segelintir remaja yang duduk bersama dengan saya di Ruang
Moestopo itu, cukup berhasil mencegah saya menjadi orang yang tinggi hati.
Pulang dari kampus, bersama
orang-orang ini, kami bercengkrama sambil makan siang. Secara rinci, yang kami
lakukan siang ini adalah makan, kemudian tertawa, kemudian makan, kemudian
bermain UNO, kemudian tertawa dan tertawa lagi. Saya mau bilang kalau─setidaknya sampai saat ini─saya sayang pada mereka. Dan saya harap akan
seterusnya seperti ini.
Malamnya, saat di Brazil sedang pukul sepuluh pagi, saya sedang menulis ini. Kemudian dengan tekad yang lumayan, saya mulai menghafalkan itu lah─ada, deh─untuk menyongsong cita-cita. Nanti pasti saya ceritakan jika ternyata saya berhasil. Kalau cerita tapi belum berhasil, saya suka gak percaya diri, euy. Tapi kalau gagal juga saya akan cerita. Janji.
-Bandung
Komentar
Posting Komentar